Tentunya
kita masih ingat dengan insiden pengusiran dan penyerangan rombongan Ketua Umum
Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro oleh
kader Partai Demokrat di Bandara Babullah, Ternate, Maluku Utara, tanggal 24/5/2012.
Tak tanggung-tanggung sampai BIN pun ikut ambil bagian dalam mengusut insiden
tersebut. Sebelumnya Kapolri pun sudah ambil bagian dalam menyelidiki insiden
dan siapa-siapa dibalik massa yang melakukan pengusiran dan penyerangan
terhadap rombongan elit Partai Demokrat tersebut.
Dan sepertinya kini
penyidikan tersebut berbuah manis. Bahkan balasan atas tindakan tidak
menyenangkan yang diterima sang pangeran pun berupa status tersangka, bukan
atas perkara pengusiran dan penyerangan tersebut tetapi atas kasus Korupsi.
Akibat kurang
perhitungan dan kurang cermat melihat kelemahan diri sendiri sebelum melakukan
tindakan tidak menyenangkan terhadap Anas dan Ibas akhirnya menjadi bumerang
yang kini menyebabkan dirinya sendiri terjerat perkara korupsi dan telah jadi
target harus masuk kandang secepatnya.






